Dewasa ini kita dihadapkan kepada tiga masalah yang saling berkaitan, yaitu
1. Suatu kenyataan bahwa bangsa
Indonesia terdiri dari suku-suku bangsa, dengan latar belakang sosio-budaya
yang beraneka ragam. Kemajemukan tersebut tercermin dalam berbagai aspek
kehidupan. Oleh karena itu diperlukan sikap yang mampu mengatasi ikatan-ikatan
primordial, yaitu kesukuan dan kedaerahan.
2. Pembangunan telah membawa perubahan
dalam masyarakat. perubahan itu nampak terjadinya pergeseran sistem nilai
budaya. Pembangunan telah menimbulkan mobilitas sosial, yang diikuti oleh
hubungan antar aksi yang bergeser dalam kelompok-kelompok masyarakat. Sementara
itu terjadi pula penyesuaian dalam hubungan antar anggota masyarakat. Dapat
dipahami apabila pergeseran nilai-nilai itu membawa akibat jauh dalam kehidupan
kita sebagai bangsa.
3. Kemajuan dalam bidang teknologi
komunikasi massa dan transportasi, yang membawa pengaruh terhadap intensitas
kontak budaya antar suku maupun dengan kebudayaan dari luar. Khusus dengan
terjadinya kontak budaya dengan kebudayaan asing itu bukan hanya intensitasnya menjadi
lebih besar, tetapi juga penyebarannya berlangsung dengan cepat dan luas
jangkauannya. Terjadilah perubahan orientasi budaya yang kadang-kadang
menimbulkan dampak terhadap tata nilai masyarakat, yang sedang menumbuhkan
identitasnya sendari sebagai bangsa.
Menurut Moestopo (1983:23) Budaya asing yang masuk ke Indonesia tersebut tidak
menutup kemungkinan membawa dampak positif maupun negatif bagi bangsa
Indonesia. Pengaruh tersebut diantaranya yaitu:
a.
Pengaruh
Positif
- Memberi inspirasi bagi kita
agar tidak tertinggal informasi tentang kecanggihan teknologi.
- Menggunakan sebagai motivasi
untuk hidup yang lebih baik dan maju.
- Memberi semangat bagi kita
untuk memperkenalkan dengan Negara asing bahwa kebudayaan Indonesia yang
beragam mampu bersaing dengan kebudayaan mereka.
b.
Pengaruh
Negatif
- Etika atau cara berperilaku
akan merubah seorang individu perilaku yang lama ke perilaku baru. Pada
awalnya individu etika yang lama sudah tidak sesuai dengan peilaku yang
ada sehingga ia cenderung merubah etikanya untuk menyesuaikan dengan yang
baru. Padahal etika yang baru belum tentu sesuai dengan norma yang
berlaku pada kehidupannya.
- Cara berpakaian oleh para
remaja yang terkena dampak ini akan menyesuaikan cara berpakaiannya dengan
kebudayaan yang ia pelajari. Pada awalnya individu merasa tertarik untuk
mencoba berpakaian yang berbeda untuk mengikuti tren yang sedang marak
namun lambat laun akan merubah gaya berpakaian untuk seterusnya.
- Adanya teknologi yang canggih
menyebabkan hidup seesorang cenderung ke arah hedonisme dan arogan.
Adanya teknologi yang dirasa lebih berguna
sehingga mengesampingkan tenaga manusia. Padahal sebelum mengenal teknologi,
masyarakat Indonesia menghargai jasa manusia.
Belum ada tanggapan untuk "Pengaruh Kebudayaan Asing Terhadap Jati Diri Bangsa Indonesia"
Posting Komentar